dari yang sepele sampe yang gak penting
<

Ada orang yang memanggilku dengan sebutan ibu. Jujur, aku rada gondok. Emang mukaku setua itu?

But what can I say? Toh panggilan hanyalah simbol yang dimaknai oleh masing-masing orang. Aku terima panggilan itu sebagai sebuah panggilan. Tidak lebih, tidak kurang. Apalagi dia mengucapkannya dengan sopan, bukan dengan nada mengejek.

Ketika aku membaca A Year of Living Dangerously karya Christopher J. Koch, aku menemukan arti kata ibu dalam bahasa Indonesia. Yaitu perempuan mulia yang pantas dihormati.

Malu ati menyadari bahwa orang bule lebih paham arti kata bahasa Indonesia dari pada aku yang notabene orang Indonesia. Tapi itu tetap tidak melunturkan kesan tua dalam kata ibu di benakku, karena pengetahuanku tentang panggilan ibu terbatas bahwa itu adalah sebutan untuk orang-orang setengah baya.

Sampai suatu hari aku mendengar sendiri orang yang memanggilku ibu memberi penjelasan pada temannya yang bertanya kenapa dia memanggilku ibu, secara aku kan masih muda (:P wuakakaka…….). Dia menjelaskan bahwa mereka harus membiasakan diri menghormati perempuan, dan panggilan mulia untuk perempuan adalah ibu.

Everything is in your mind. Positive mind, you’ll be the richest of mankind.

March 8th, 2007 at 8:42 pm and tagged